Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

ABRI, STPDN, hingga STAN...

Sebuah perjalanan hidup,

Kalau ku ingat2 lagi masa2 kecilku, sungguh tak terbayang untuk bersekolah jauh sampai menyebrang pulau. Masih ku ingat ketika ayahku berkata kepadaku, kelak aku akan masuk ABRI, luar biasa kawan, ABRI, waktu itu, polisi dan tentara adalah 2 hal yang disegani di masyarakat, mungkin juga karena hasrat ayahku yang gak kesampean ingin masuk POLRI, sehingga ia ingin aku yang meneruskan cita- citanya

Ketika memasuki masa SMP, kalo gak salah sih, kelas 2 SMP, ada berita tentang pemukulan praja STPDN yang dilakukan oleh senior2 nya (don't try this at school), setelah melihat itu, timbul keinginan ku untuk masuk STPDN, bukan malah takut, tapi aku tertantang ingin menguji mental dan fisik ku di sekolah itu, (sok kuat).

Memasuki akhir masa SMP, keinginan ku berubah lagi, aku ingin jadi dokter, namun tetap ingin masuk sekolah militer, ya, setelah melihat abang sepupu ku yang tamatan dokter lalu menjadi tentara, luar biasa, tentu, selain dari PNS nya, dia juga mendapat penghasilan dari praktek dokternya, sungguh menarik untuk ditiru, ayaku setuju saja, apapun cita2 ku, tapi aku tau, dia menginginkan ku untuk masuk sekolah militer.

Keterbatasan fisik, membuatku mengurungkan niat untuk masuk sekolah militer maupun semi militer,ya, mataku ketika smp sudah minus 3, prestasi yang luar biasa, hehehe
Ini lah awal dari perjalanan panjang itu, sebenarnya aku mengenal kampus itu sudah lama,ketika salah satu kakak ku enggak lulus ujian saringan masuk nya, aku mendengar namanya, nama kampus itu, ya, sebuah sekolah kedinasan, aku mulai bermimpi, berhayal, andai aku dapat bersekolah di kampus itu.

Tak terasa memang waktu berjalan, rasa2 nya baru kemaren aku di antar ayah dan mamakku ke SD dekat rumah kami, berburu burung dengan ayah di perkebunan sawit dekat rumah, namun sekarang, sudah saatnya aku harus meninggalkan kampung halaman ku ini, keluarga ku, tetangga ku, teman kecilku, dari polonia  hingga cengkareng, dari payalombang hingga bintaro, dari ABRI, STPDN, hingga STAN...



2 komentar untuk "ABRI, STPDN, hingga STAN..."

Unknown 27 November 2010 13.46 Hapus Komentar
tetep semangat gan (sok bijak) :D
Ma'arif Siregar 27 November 2010 15.27 Hapus Komentar
yoi gan,
jgn lupa cendolnya anter ke kos ane gan!
hahaha