Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Generasi yang Tidak Ikut Andil dalam Sejarah

Apakah Generasi kita adalah generasi yang lemah?
Saya melihat generasi kita lahir dan tumbuh dalam kedamaian, ketenangan, tidak adanya konflik yang membuat generasi ini kuat. Saya membandingkan dengan generasi-generasi yang berjuang dalam tahun-tahun kemerdekaan (Generasi '45), lalu generasi dimana Sukarno dijatuhkan oleh Aktivis '66 dan terakhir generasi yang ikut andil dalam kejatuhan rezim Suharto oleh Aktivis '98.

Generasi kita seperti tidak punya karakteristik yang menonjolkan keunggulan. Keunggulan bukan hanya terbentuk dari apa yang sedang diperjuangkan dan menang, keunggulan generasi haruslah menjadi ciri khas positif menempel kuat, sesuatu yang mencirikan generasi itu. Kita boleh bangga dengan apa yang kita namakan generasi 80an dan 90an, yang masa kecilnya masih bisa menonton tontonan yang berkualitas, tetapi itu belumlah cukup.

Tetapi, sekarang generasi kita sedang diserang dengan sesuatu virus "kehilangan identitas". Apa yang kita lihat sekarang, dan perhatikanlah kawan-kawan seusia kita, atau malah mungkin kita sendiri. Kehilangan identitas, generasi kita tertimpa hal demikian, dan itu memang dan sedang melanda kita. Generasi ini tidak bangga dengan budayanya, menyerap budaya bangsa lain tanpa filter, dan banyak hal negatif lain, yang memposisikan generasi ini memang kehilangan identitas.

Kalau demikian adanya, suatu generasi haruslah kembali kepada pencarian identitas, yang digali dari jati diri bangsa, kembali merenungkan apa sebenarnya dan hakikat dari kehidupan yang dijalani, perenungan dan pencarian jati diri akan membentuk suatu pencirian, pencirian yang kita maksud haruslah yang positif, dengan berlandaskan kebenaran semata, dengan pikiran-pikiran yang mempunyai visi-visi bagaikan anak-anak panah, menembus kolong-kolong langit, dan melesat jauh menuju Peradaban Madani.

Adanya sebuah kesadaran yang mendalam tanpa didahului konflik. Perjuangan ini lebih berat, karena pelajaran yang didapat adalah pengertian yang mendalam, menggali dari hal-hal yang lalu, menguji lalu menerapkan, modifikasi sehingga jiwa-jiwa ini akan mampu memimpin perjuangan selanjutnya, dengan bekal yang mumpuni.

Bila generasi ini kelak menjadi generasi yang berkarakter, akan ada individu-individu berkarakter juga, yang muncul, untuk memimpin arah perjuangan. Kemunculannya bukanlah sesuatu yang kebetulan, karena melalui perjuangan yang heroik, dan berawal dari pemikiran-pemikiran cerdas mencerdaskan dan kesadaran akan perubahan ke arah yang lebih baik. Maka bukan tidak mungkin generasi kita akan melakukan perubahan dan menjadi pioneer seluruh kemajuan bangsa dan bukannya tidak ikut andil dalam sejarah tetapi generasi yang akan membuat sejarah.

Posting Komentar untuk "Generasi yang Tidak Ikut Andil dalam Sejarah"