Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Danau Terbesar di Asia Tenggara

Pertengahan Oktober 2014, Kantor menyelenggarakan acara capacity building, lebih tepatnya sih rekreasi keluarga. Tempat tujuannya adalah Danau Toba. Sedikit info tentang danau toba yang saya catut dari wikipedia, Danau Toba adalah tekto sebuah danau - vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer yang terletak di Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Danau ini merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir.
Kita dikawal oleh Penguasa Desa Tanah Merah, Hokage Adnani...
Bus Sewaan dari Akper Pemda Aceh Tenggara. Bangku paling nyaman adalah bangku belakang, waktu itu diisi para lajang
Perjalanan menggunakan mobil kantor, mobil pegawai, mobil pinjaman dari BRI dan KP2KP Kutacane serta bus sewaan dari Akper Pemda Aceh Tenggara. Saya di bus sewaan, lebih nyaman dan yang pasti lebih hidup suasananya.
Penampakan Mars Family Hotel
Suasana Malam di depan Mars Hotel Family. Lokasinya tidak jauh dari danau, dan tepat berada di persimpangan jalan
Kita menginap di Mars Family Hotel, Perapat. Penginapan Murah Meriah, nyaman dan bersih. Liburan murah dan nyaman, tak ada salahnya menginap di Hotel seperti Mars Family ini, mengingat tempatnya yg tidak jauh dari danau, hanya berjarak beberapa puluh meter dan berada di persimpangan jalan utama menuju danau serta dengan harga yang terjangkau, tak perlu yang mahal untuk menikmati hidup. Untuk makanan, kami pesan terpisah, kita pesan di rumah makan Padang yang ada di jalan lintas Perapat, kalau tidak salah namanya Istana Minang 2.
Sekedar dokumentasi aja bos, berangkul, tertawa, berlari, poto-poto, syarat laporan terpenuhi
Sebenarnya ini adalah acara capacity building berbalut rekreasi keluarga. Jadi agar punya dokumentasi untuk laporan kegiatan, maka diadakanlah outbond kecil-kecilan, sebentar saja, setor muka. Selesai acara outbond, maka masuk ke acara inti, jalan-jalannya, holiday kawan.
Bukan kapal kami tentunya, terlalu kecil untuk orang ramai kaya
Salah satu awak kapal yang menyamar menjadi penumpang dengan memakai kaca mata hitam
Karena kami kaya, kami menyewa kapal, sebuah kapal, bayangkan itu kawan. Menuju ke Samosir saja, kami menyewa kapal, sebuah kapal kawan, bayangkan betapa kayanya kami, sebuah kapal kayu. Bahkan Obama pun belum tentu mampu menyewa kapal kami.





Perjalanan dari Dermaga memakan waktu 1/2 jam menuju Dermaga Samosir. Naik kapal kecil takut goyang-goyang, naik kapal besar tidak punya uang. Kapal dengan selownya berlayar, sedikit bergoyang dengan hembusan angin khas pegunungan yang sejuk, ditemani pemandangan biru langit dan hijaunya hutan disekelilingnya.



Entahlah kawan, aku tak tau apa yang membuat batu gantung ini begitu terkenal. Orang-orang harus berpoto disini agar lengkap dan punya bukti konkrit bahwa mereka telah mengunjungi danau toba, telah melihat sendiri kehebatan batu gantung dan punya fotonya.


Rumah Raja ini, kalo di jakarta macam tempat tinggalnya Jokowi gitu lah
Bang, ngapain uwaktu besarong-sarong sambil dipasung? antahlah wak, mungkin karena dia melawan sama mamaknya
Di samosir, selain pasar untuk oleh-oleh, ada sebuah tempat yang kita kunjungi, Huta Siallagan. Perkampungan ini dibangun pada masa raja huta pertama yaitu Raja Laga Siallagan. Kemudian diwariskan kepada Raja Hendrik Siallagan dan seterusnya hingga keturunan Raja Ompu Batu Ginjang Siallagan. Huta Siallagan sejak dahulu dihuni marga Siallagan, hingga sekarang masih dihuni juga oleh keturunan marga Siallagan.


Papan bertuliskan Pemandian Sukacita, yang ada di Desa Tongging, menyambut rombongan kami. Sudah tiba waktunya bagi kita untuk mandi dan menikmati danau toba. Tipikal air danau adalah air tawar, ditambah danau toba berada di dataran tinggi, ah kawan, kau harus mencobanya sendiri.
Erupsi (bukan ereksi) Gunung Sinabung
Waktu tak akan pernah berhenti berputar, dan kerjaan kantor tak akan pernah berhenti ada, sampai tiba saatnya kita kan berdikari dan menjadi wirausahawan sejati. Yok lah raon-raon...

Posting Komentar untuk "Danau Terbesar di Asia Tenggara"