Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Menuju Blangkejeren, Gayo Lues

Memasuki Gapura selamat datang di Blangkejeren, kita dihadapkan pada pilihan, Mau Damai itu Indah by TNI, atau Damai di Tempat itu Indah by Pol*si hehe *kidding


Blangkejeren adalah kota Kecamatan. Jangan bayangkan sebuah kota dengan Mall-Mall Megah, bahkan Ramayana saja belum ada disini. Kota ini menjadi titik nadir, antara tuntutan kemajuan zaman dan keharusan menjaga kelestarian Alam, Taman Nasional Gunung Leuser


Kopi Gayo kin ini? ya mboh, sing penting ngopi sek, biar ga edan. Kopi Aceh. Jangan lupa mencoba kopi, akan kita dapatkan warung kopi di setiap sudut tempat di Aceh. Kalo belum ngopi, belum ke Aceh namanya.

Tunggangan masa ke Blang
Blangsere selalu menjanjikan sore yang syahdu. tak penting makanan apa, minuman apa. barisan pinus pun tak bosan-bosannya memberikan kehijauan.
Pemandian Air Panas di Kampung Air Panas. Tak perlu jauh-jauh ke harus ke sibolangit, disini juga ada. Hanya saja tempat dan fasilitas tak se-oke yang di sidebuk-debuk sana. Menikmati akhir pekan dengan menikmati mandi air panas tanpa harus jauh-jauh ke kaki gunung sibayak, ya disini tempatnya.

Barangkali sudah hal biasa, kalau tak longsor, ya ada perbaikan jalan. Ini lah yang sering terjadi pada akses jalan menuju Blangkejeren. Alam tidak pernah salah, manusia lah semua pelaku kerusakan di muka bumi.

Setiap kali akan ke Blangkejeren, Pengunjung biasanya berenti disini. Kenapa?

Ini dia jawabannya, karena ada air terjun kecil disini. Mereka biasanya berenti untuk sekedar berfoto, istirahat sebentar sambil menikmati pemandangannya, sebagian lagi ada yang memakan bekalnya disini.

Posting Komentar untuk "Menuju Blangkejeren, Gayo Lues"